Sepasang tawa terbang
mengantar kunang kunang
Mengecup kening hening malam
Meninggalkan gurun berbaring
dalam selimut angin
Lembut membelai kekasih yang
menanti di kejauhan
Luapan asa terbenam di dalam
tanah
Jauh di pelupuk sang penyair
Sang pangeran tergesa
mengendarai cahaya
Jatuh menghujam bumi
Jauh tanpa batas
Lalu hilang dalam tangis
Awan awan menari riang
Bintang memetik dawai dawai
sutra
Mentari bernyanyi merdu
merdu
Rerumputan mengeja bilah
bilah kehidupan
Dan kerap disapa pangeran
Desir ombak memecah lamunan
Menarik diri tanpa berpamit
air mata
Demi menanti di puncak
gunung
Tanpa kenal mati
Written
By: