Head

Minggu, 24 Februari 2013

Menanti Fajar


Sepasang tawa terbang mengantar kunang kunang
Mengecup kening hening malam
Meninggalkan gurun berbaring dalam selimut angin
Lembut membelai kekasih yang menanti di kejauhan


Luapan asa terbenam di dalam tanah
Jauh di pelupuk sang penyair

Sang pangeran tergesa mengendarai cahaya
Jatuh menghujam bumi
Jauh tanpa batas
Lalu hilang dalam tangis

Awan awan menari riang
Bintang memetik dawai dawai sutra
Mentari bernyanyi merdu merdu
Rerumputan mengeja bilah bilah kehidupan

Dan kerap disapa pangeran

Desir ombak memecah lamunan
Menarik diri tanpa berpamit air mata
Demi menanti di puncak gunung
Tanpa kenal mati


Written By: