Head

Rabu, 17 Juni 2015

Tak Mengapa

Bagaimana jika aku
Merajut senja dengan malam.
Tak mengapa,
Hanya mentari yang berdansa.

Bagaimana jika aku
Memetik bintang dari dasar samudera.
Tak mengapa,
Cakrawala hanya memandangi.

Bagaimana jika pelangi
Lupa menyusun warnanya.
Bagaimana jika awan
Enggan membuat hujan.

Tak mengapa, sungguh.
Karena aku akan selalu ada.
Tak beranjak barang sepetak.
Acuh seperti karang.

Mendengar tarianmu mendayu.
Melihat iramamu menyatu di jiwa.
Kau yang jauh seakan di sisi.
Kau yang di sisi seakan telah menyatu.

Siang dan malam
Menyatu dalam senja.
Malam dan siang
Menyatu dalam fajar.

Bagaimana jika
Fajar dan senja menyatu?
Tak mengapa,
Cinta tak pudar dengan segera.

Written by:
Angga Hardy