Head

Senin, 07 September 2015

Gapai

Wahai kekasih,
Senjaku telah lama menjadi malam.
Yang pernah berawan tak berangin.
Yang pernah penuh bintang
selaras rembulan.
Pernah pula tak memiliki apapun
Bahkan gelap tak tahu
Harus kemana ia merayap.

Kekasih,
Nahkodaku pernah berucap
Jika fajarmu sudah di ufuk
Mentari sudah pasti terbit
Dan jalanmu sudah pasti lurus.

Kekasih,
Dermagaku tak tahu di mana.
Nahkodaku sudah berlayar entah kemana.
Suarku seperti kehabisan cahaya.
Kapalku mulai menua.

Wahai kekasih,
Tanganku tak mampu menggapaimu
Aku tahu itu.
Tapi aku tahu
Anganku mampu menggapai semesta.

Wahai semesta,
Engkau pasti tahu
Samudera itu ada batasnya
Aku juga tahu
Malaikatmu sudah mengarunginya.

Malamku akan segera menuju fajar
Mentari akan segera terjaga
Layarku akan segera berkembang
Dan angin akan membawa melodi
Yang mengalun hingga aku berlabuh
Di dermagaku.
Dermaga terakhir yang aku miliki.
Yang pasti bisa aku gapai
Dengan angan dan tanganku.

Written by:
Angga Hardy